Penyebab dan Cara Mencegah Bau Mulut (Halitosis)





Bau mulut, disebut juga dengan halitosis dan bad breath, adalah sebuah kondisi yang sangat tidak menyenangkan, baik bagi yang mengalami maupun bagi orang-orang di sekitarnya. Susahnya, banyak orang yang tidak menyadari kalau dirinya memiliki bau mulut.

Hal ini dikarenakan oleh cara kerja hidung, yang jika terkespos bau yang sama secara terus-menerus, maka hidung akan menjadi tidak responsif dan menganggapnya sebagai “tidak berbau”. Belum lagi kebanyakan orang-orang di sekitar kita juga mungkin akan merasa sungkan untuk memberi tahu kalau kita memiliki bau mulut tak sedap, karena takut akan dianggap tidak sopan.

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah seseorang mempunyai bau mulut, salah satunya dengan mengatupkan kedua telapak tangan di depan mulut dan hidung, kemudian menghembuskan nafas lewat mulut dan mencium baunya. Pengujian ini paling baik dilakukan beberapa jam setelah makan dan menyikat gigi.

Namun seperti yang sudah disebutkan di atas, pengujian menggunakan hidung kita sendiri akan cenderung tidak objektif. Karenanya cara terbaik untuk mengetahui apakah kita memiliki bau mulut tak sedap adalah dengan meminta orang lain untuk membau nafas kita. Tentunya kita lebih baik meminta orang-orang terdekat kita sebagai “korban”, untuk menghidnari rasa malu.

cara-mencegah-bau-mulut

Jangan sampai hal ini terjadi pada anda!

Faktor Penyebab Bau Mulut / Halitosis:

  • Bakteri di dalam mulut akibat sisa-sisa makanan.
  • Jenis makanan yang dimakan. Ketika makanan dicerna, sari makanan akan diserap oleh tubuh dan dialirkan oleh darah menuju paru-paru, yang nantinya akan dihembuskan oleh nafas kita.
  • Masalah pada rongga mulut, seperti peradangan, sariawan, karang gigi, gigi berlubang, dll.
  • Gaya hidup tidak sehat, terutama kebiasaan merokok dan minum alkohol.
  • Lapar/telat makan (hunger breath). Tidak makan akan mengurangi jumlah air ludah, yang menyebabkan mulut kering. Selain itu kekurangan karbohidrat akan membuat tubuh membakar lemak, sebuah proses yang dapat memicu bau mulut. Inilah mengapa orang yang sedang menjalankan puasa atau diet rendah karbohidrat lebih mudah mengalami masalah bau mulut.
  • Ketika bangun pagi mulut juga cenderung bau, karena selama tidur mulut tidak menghasilkan kelenjar ludah.
  • Beberapa penyakit dalam juga bisa menyebabkan bau mulut tak sedap, seperti diabetes, bronkitis, penyakit liver dan ginjal, serta infeksi sinus dan saluran pernafasan.
  • Penggunaan obat-obatan yang memiliki efek samping memicu mulut kering.

Cara Mencegah Bau Mulut:

  • Sikat gigi secara teratur sedikitnya 2x sehari, sesudah sarapan dan sebelum tidur malam.
  • Jangan lupa menyikat permukaan atas lidah dan langit-langit mulut, namun lakukan dengan lembut!
  • Untuk hasil yang lebih maksimal, bisa juga menggunakan benang gigi dan mouthwash.
  • Jika anda sedang berada di luar rumah dan tidak bisa menyikat gigi, berkumurlah setelah makan, dan kunyahlah permenkaret mint bebas gula. Gula pada permen malah akan menempel pada gigi dan dapat memicu bau mulut.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Bersihkan karang gigi dan lakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.
  • Bagi yang menggunakan, bersihkan gigi palsu dan kawat gigi secara rutin.
  • Makan secara teratur.
  • Hindari makanan-minuman berbau tajam, seperti bawang, petai, kopi, atau makanan pedas. Sebaliknya, perbanyakkonsumsi sayur dan buah-buahan segar, seperti wortel mentah, seledri, apel, teh hijau. Bisa juga makan makananyang memicu produksi air ludah, seperti jeruk, lemon, dan sayuran kaya serat.
  • Hindari gaya hidup tidak sehat, terutama merokok dan minum alkohol.
  • Mengkonsumsi vitamin C untuk menjaga kesehatan mulut.
  • Jika bau mulut disebabkan oleh penyakit dalam, tentunya sumber penyakit tersebut harus disembuhkan terlebih dahulu.

Artikel Menarik Lainnya: