Review Buku Young Samurai 4-8 (The Rings)





Ketika saya selesai membaca buku ke-3 dari Young Samurai yang berjudul The Way of the Dragon, saya agak penasaran dengan ending cerita yang agak menggantung. Setelah browsing di internet, agak terkejut juga ketika mengetahui novel ini ternyata diperpanjang hingga 5 seri lagi, sehingga berjumlah total 8 buku. Berikut inilah buku ke-4 sampai ke-8 dari Young Samurai:

Novel Young Samurai

  • Young Samurai: The Ring of Earth (terbit di UK tanggal 5 Agustus 2010)
  • Young Samurai: The Ring of Water (3 Maret 2011)
  • Young Samurai: The Ring of Fire (4 Agustus 2011)
  • Young Samurai: The Ring of Wind (1 Maret 2012)
  • Young Samurai: The Ring of Sky (2 Agustus 2012)
  • Penerbit: Puffin Books (UK)
  • Pengarang: Chris Bradford

 

The Good
Menyelesaikan dengan jelas petualangan Jack Fletcher • perkenalan teknik ninjutsu • adegan kekerasan yang tidak sadis/vulgar
The Bad
Plot tidak terasa penting dan seperti dipanjang-panjangkan • banyak kejadian yang terlalu kebetulan
Rating: 6.5/10

 

Review Buku Young Samurai 4-8:

Buku Young Samurai: The Ring of Earth langsung melanjutkan kisah petualangan Jack Fletcher setelah selesainya buku ke-3, The Way of the Dragon. Jack yang berpisah dengan Akiko kemudian melakukan perjalanan ke kota pelabuhan Nagasaki, dengan harapan bisa menemukan kapal yang akan membawanya pulang ke Inggris. Sebuah perjalanan yang tidak mudah, karena Jack sekarang sudah menjadi buronan, yang perintah penangkapannya berasal dari sang Shogun sendiri. Belum lagi Shogun memutuskan untuk mengusir semua gaijin (orang asing) dan melarang penyebaran agama Kristiani di Jepang, yang membuat sosok Jack dengan rambut pirangnya sangat menarik perhatian.

Kelima buku Young Samurai seri the rings ini akan menceritakan perjalanan dan bahaya-bahaya yang dihadapi Jack sejak meninggalkan Akiko di Toba hingga akhirnya tiba di Nagasaki. Sayangnya, plot di buku-buku ini terkesan hanya seperti sebuah side story, yang tidak terlalu penting perannya dalam plot utama. Kita bisa ambil contoh dari buku The Ring of Fire, di mana Jack dan keenam rekannya berusaha menyelamatkan sebuah desa dari serangan perampok. Walaupun sang pengarang, Chris Bradford, sudah menjelaskan bahwa episode ini terinspirasi dari film legendaris besutan Akira Kurosawa, Seven Samurai, namun jelas-jelas cerita dan kejadian di buku hampir 80% meniru filmnya. Dengan kata lain, bagi yang sudah pernah menonton film Seven Samurai, bisa saja melewatkan episode ini, dan tetap tidak akan merasa kehilangan plot penting dari keseluruhan perjalanan Jack.

Secara umum, walaupun tetap menarik untuk dibaca, kisah-kisah seperti pertemuan Jack dengan ronin di The Ring of Water, atau bergabungnya Jack dengan komplotan bajak laut di The Ring of Wind, sebenarnya bisa saja dihilangkan dan tidak akan terlalu terasa bedanya. Satu episode yang benar-benar penting adalah di buku The Ring of Earth, di mana Jack belajar seni bela diri para ninja, yang seharusnya merupakan musuh besar bagi seorang samurai. Pada buku ini sekali lagi terlihat kepiawaian seorang Chris Bradford sebagai ahli bela diri sungguhan, di mana ia bisa menjelaskan secara detail tentang teknik-teknik ninjutsu, dan bagaimana cara berlatihnya. Belum lagi masalah pertentangan batin Jack sebagai seorang samurai yang membutuhkan ilmu ninja untuk memperbesar kemungkinan ia bisa sampai di Nagasaki dengan selamat, menjadikan buku ini episode terbaik dibanding keempat buku setelahnya.

Seperti biasa, seri Young Samurai akan dipenuhi adegan action dan pertarungan, baik ala samurai maupun ninja. Untungnya, sebagai buku yang diperuntukkan bagi segmen remaja dan pembaca muda, adegan kekerasan tidak digambarkan secara sadis dan brutal, melainkan proporsional dan sebaliknya juga jauh dari kesan kekanak-kanakan.

Hanya saja, agaknya pengarang sudah mulai “teracuni” dengan adegan klise ala Hollywood, yang agak menepikan logika. Banyak saat di mana Jack sedang diujung maut, lalu tiba-tiba muncul kawan-kawan yang menolong dia di saat terakhir. Agak aneh bukan, ketika Jack sedang diserang bandit di sebuah hutan lebat entah di mana, tiba-tiba dia diselamatkan oleh Akiko yang sebelumnya dia tinggalkan jauh di Toba? Atau ketika Jack sedang mengumpulkan bantuan untuk melawan perampok di sebuah desa terpencil, tiba-tiba ia bertemu kembali dengan kawan-kawannya dari perguruan samurai Niten-Ichi Ryu yang sudah tercerai-berai di buku sebelumnya? Belum lagi para bandit dan pasukan Shogun yang digambarkan seperti orang tolol, di mana tidak terhitung berapa kali Jack berhasil tertangkap, namun akhirnya selalu berhasil melarikan diri…

Yah, walaupun tidak sebaik trilogi sebelumnya, buku Young Samurai seri rings ini tetap patut dibaca, apalagi di sinilah penyelesaian kisah akhir dari petualangan Jack Fletcher. Apakah dia akan berhasil pulang ke adiknya, Jess, di Inggris, tertangkap oleh Shogun, atau malah berakhir di bawah pedang rivalnya, Kazuki? Bagaimana pula nasib Akiko dan teman-teman Jack yang lain? Buku terakhir, The Ring of Sky, akan menjawab semuanya dengan tuntas!

 

Catatan:

Ketika review ini ditulis, baru trilogi awal Young Samurai yang sudah diterbitkan dalam bahasa Indonesia. Jika anda tertarik dengan lanjutannya, bisa membeli edisi bahasa Inggrisnya di Amazon:

 

Artikel Menarik Lainnya: