Review Game Dead Rising 2





Sudah banyak game ataupun film yang menggunakan zombie sebagai jualan utamanya. Hanya saja, jika biasanya pada game-game seperti itu yang dijual adalah horror dan kengerian, dan tokoh utama game sebagai pihak yang diburu, Dead Rising 2 memberikan formula yang sedikit berbeda.

Plot utama dari game ini adalah bagaimana sang protagonis, Chuck Greene, harus meloloskan diri dari zombie outbreak di Fortune City. Sambil mencari cara untuk bisa selamat, Chuck juga harus mencari Zombrex sebanyak mungkin untuk anaknya, Katey. Zombrex adalah obat untuk orang yang terinfeksi virus zombie.

The Good
• Bisa dimainkan berulang-ulang • kombinasi berbagai benda untuk dijadikan senjata •  tingkat kesulitan yang cukup • banyak karakter yang menarik
The Bad
• Grafis dan efek yang biasa-biasa saja • membunuh zombie lama-lama terasa repetitive • terlalu sering loading
Rating: 7.5 / 10

 

Dead Rising 2

 

Berbeda dari game zombie lainnya keluaran Capcom, Resident Evil, yang ber-genre survival horror, di mana jumlah zombie-nya yang sedikit dan muncul sewaktu-waktu secara menegangkan dan tidak terduga, Dead Rising 2 justru sebaliknya. Pada satu layar, zombie yang muncul bisa ratusan, bahkan ribuan, dan Chuck harus memanfaatkan benda-benda di sekitarnya untuk dijadikan senjata. Pada game ini, Chuck lebih pantas dianggap sebagai “pemburu” ketimbang sebagai “korban”.

Hal yang paling mengasyikan dari game ini adalah senjata yang digunakan untuk membunuh zombie. Ada berbagai macam benda yang bisa dikombinasikan untuk menghasilkan senjata berdaya bunuh tinggi. Contohnya adalah granat yang bisa diplester ke football, gergaji mesin yang diikatkan ke ujung sebuah dayung, sarung tinju yang dilumuri oli motor kemudian dibakar, dan masih banyak lagi.

Walaupun Dead Rising 2 menerapkan konsep free-roaming, yaitu anda bisa dengan bebas menjelajahi Fortune City, namun tiap-tiap misi anda akan dibatasi oleh waktu. Hal ini dikarenakan anda hanya memiliki waktu 72 jam untuk memecahkan semua masalah, sebelum pihak militer datang untuk mengevakuasi Fortune City. Belum lagi anda harus memberikan Zombrex pada Katey pada waktu-waktu yang sudah ditentukan.

Adanya batasan waktu ini yang menyebabkan hampir tidak mungkin untuk mengeksplorasi seluruh kota dalam sekali main. Namun, hal ini justru membuat replaybility game Dead Rising 2 cukup tinggi. Selain itu, game ini juga mengadopsi konsep RPG, yaitu karakter Chuck dapat dinaikkan level-nya. Ketika mengulang game ini, level Chuck akan tetap terbawa, sehingga akan lebih memudahkan dalam menjelajah kota dan menghadapi para zombie.

Dead Rising 2 juga menyediakan tingkat kesulitan yang lumayan, terutama dari boss fights dan para psikopat yang berkeliaran. Selain itu banyak side mission yang cukup menantang, terutama saat Chuck berusaha menyelamatkan para survivor. Sayangnya justru para zombie yang tidak menyediakan cukup tantangan. Walaupun jumlahnya banyak, mereka terlalu lamban, sehingga para zombie tersebut hanya berperan sebagai sasaran bagi Chuck untuk mencoba berbagai kombinasi senjata. Pertamanya sih mengasyikan, tapi lama kelamaan akan terasa terlalu repetitive. Untungnya ada banyak area menarik dan rahasia di game ini, sehingga masih banyak hal yang bisa dilakukan selain sekedar membantai para mayat hidup ini.

 

Dead Rising 2

Publisher: Capcom
Developer: Blue Castle Games
Release: September 2010
Rating: M/18+
Platform: PS3, XBox, PC (Microsoft Windows)

Minimum System Requirements (for PC):

OS: Windows XP/Vista/7
Processor: Intel Core 2 Duo @ 2.4 Ghz / AMD Athlon 64 X2 4800+
Memory: 2 Gb
Hard Drive: 8.5 Gb free
Video Memory: 512 Mb
Video Card: nVidia GeForce 8800 / ATI Radeon HD 3850
Sound Card: DirectX Compatible
DirectX: 9.0c
Keyboard
Mouse
DVD Rom Drive

Artikel Menarik Lainnya:

Tags: