Review Game Diaspora: Shattered Armistice





Pernah nonton serial televisi Battlestar Galactica (2004-2009)? Serial ini menceritakan perjuangan armada pesawat manusia yang selamat dari serangan Cylon di luar angkasa untuk mencari planet mitos, yakni bumi. BSG disebut sebagai salah satu serial TV terbaik yang pernah dibuat, dan sangat dipuja oleh para penggemar sci-fi.

Sama seperti film atau serial TV laris lainnya, penggemar biasanya tidak puas hanya dengan menonton, namun juga ingin terlibat dalam suasana dan jalan ceritanya, yang salah satu cara adalah dengan memainkan video game yang terkait.

Selama ini ada beberapa judul game yang menggunakan tema BSG, namun kebanyakan dari mereka dianggap gagal menghadirkan atmosfer seperti yang terdapat di serial TV-nya, yang lebih mengutamakan dogfight di luar angkasa. Nah, kali ini muncul sebuah game freeware yang justru dianggap paling berhasil meng-capture suasana BSG universe, yakni Diaspora: Shattered Armistice.

Dispora: Shattered Armistice adalah game yang dibuat oleh para fans BSG, dengan melakukan mods pada engine Freespace 2, sebuah game space simulator yang dirilis pada tahun 1999. Walaupun gratis dan dibuat secara indie dengan memodifikasi game lama, kualitas Diaspora ini masih cukup bagus dan bisa memuaskan fans setia Battlestar Galactica.

 

The Good:
Presentasi yang baik • Perang luar angkasa yang seru dan menegangkan • Kontrol rumit, tapi memungkinkan manuver luar biasa • Gratis!
The Bad:
Hanya ada mode campaign yang singkat • Tidak bisa mengganti sudut pandang kamera • Kurang terkait dengan karakter atau pesawat dari serial TV BSG
Rating: 7.5 / 10

 

Diaspora-Battlestar-Theseus

Review Diaspora: Shattered Armistice

Sebagai game indie yang dibuat oleh para fans, Diaspora: Shattered Armistice dipresentasikan dengan baik, terutama dari segi cerita, voice acting, soundtrack, dan tutorial, yang bahkan melebihi presentasi banyak game mainstream dari developer ternama.

Cerita pada game ini ditulis dengan rapi, yang disesuaikan dengan cerita dari serial TV BSG. Pada game ini kita akan bermain sebagai salah satu pilot pesawat Viper dari Battlestar Theseus, salah satu kapal perang yang berhasil lolos dari serbuan para Cylon yang hampir memusnahkan seluruh umat manusia. Nantinya kita harus menyelesaikan berbagai misi untuk survive dari serangan Cylon, di antaranya mengawal Theseus, menyelamatkan pilot yang hilang, menghancurkan basestar Cylon, mengawal armada sipil, dll.

Sayangnya walaupun memiliki cerita bagus, namun kita tidak akan bertemu dengan Battlestar Galactica maupun para karakter dari serial TV-nya. Bahkan pesawat yang kita gunakan juga dari tipe Viper Mk VII yang lebih modern, bukan tipe Viper Mk II legendaris yang muncul di televisi.

Namun jangan bersedih dahulu, karena Diaspora: Shattered Armistice ini baru merupakan rilis pertama (R1), dan direncanakan akan ada R2, R3, dst, yang nantinya akan memunculkan BSG juga. Hanya saja mungkin kita harus sedikit bersabar, karena game ini dibuat oleh para fans yang tidak dibayar, jadi episode berikutnya akan muncul “when it’s done“, tanpa ada jadwal pasti. Sebagai catatan saja, butuh waktu selama 4 tahun untuk menyelesaikan Diasora R1 ini!

Karena keputusan memecah game ini menjadi beberapa rilis, ketimbang sebagai sebuah game berskala besar, maka timbul resiko yaitu mode campaign menjadi singkat. Hanya ada 6 misi di campaign Diaspora: Shattered Armistice, plus tambahan dua misi tutorial. Selain itu juga tidak ada mode single mission atau skirmish, dan multiplayer pun juga tidak terlalu berguna karena ini bukan game populer di mana banyak pengguna yang online di server-nya.

Namun demikian kekurangan dari segi kuantitas ditutup dengan baik dari segi kualitas, terutama dari gameplay-nya. Perang luar angkasa, terutama yang melibatkan basestar Cylon, berlangsung dalam skala besar. Kita akan terbang bersama anggota tim yang lain melawan puluhan bahkan ratusan Cylon raider. Sementara itu battlestar kita dan basestar musuh sama-sama menembakkan ratusan misil secara konstan, yang membuat luar angkasa seperti dihiasi kembang api.

Untuk memenangkan sebuah misi, kita harus bertindak cerdas. Menjatuhkan selusin pesawat musuh tanpa terluka pun akan sia-sia jika kita tidak menembak sasaran yang seharusnya. Memilih musuh untuk dihancurkan, mengawal Theseus, menghindari tembakan misil battlestar maupun basestar, adalah hal-hal yang secara konstan harus kita lakukan di setiap pertempuran.

Diaspora: Shattered Armistice

Battlestar Theseus menghadang Cylon basestar

 

Sayangnya, pertempuran di luar angkasa ini hanya bisa kita nikmati melalui pandangan dari dalam kokpit pesawat saja. Tidak ada pilihan untuk mengganti sudut pandang kamera, misalnya dari luar pesawat. Memang sih ini bukan elemen penting dari gameplay, tapi tentunya lebih mengasyikkan jika bisa menikmati suasana perang dan manuver pesawat Viper kita dari sudut pandang orang ke-3.

Kontrol pesawat di Diaspora: Shattered Armistice cukup rumit, karena ada banyak tombol yang mempunyai fungsi penting. Untungnya, ada dua misi tutorial yang menjelaskan dengan baik semua fungsi untuk kontrol pesawat. Setelah learning curve terlewati, kita akan bisa mengendalikan pesawat untuk melakukan manuver-manuver luar biasa yang melawan hukum fisika.

Salah satu manuver unik di game ini adalah glide. Ketika kita sedang bergerak dari posisi A menuju B, dan di belakang kita ada musuh mengejar, kita bisa tiba-tiba melakukan glide, yakni manuver merubah moncong pesawat ke arah A, sedangkan pesawat kita sendiri masih tetap melaju ke arah B!

Kita bisa memainkan Diaspora: Shattered Armistice menggunakan joystick, namun bagi yang memilih hanya menggunakan keyboard sekalipun tetap akan bisa melakukan manuver secara cepat dan sempurna.

Game Diaspora adalah freeware yang benar-benar gratis. Game ini juga standalone, artinya kita tidak perlu menginstall Freespace 2 untuk memainkan game ini.

Download Diaspora: Shattered Armistice

 

Diaspora: Shattered Armistice

Developer: Hard-Light Production / Diaspora Development Team
Release: 04 September 2012
Rating: N/A
Platform: PC (Microsoft Windows, Mac OS, Linux)

Minimum System Requirements (for PC):

OS: Windows® XP/Vista/Windows 7
CPU: Core 2 Duo, i3 or similar
Memory: 2 Gb
Hard Drive: 3 Gb of free space
Video: ATI 9600 or comparable nVidia with 256MB Ram (Integrated INTEL graphics will not work)
Sound Card: Windows® compatible sound card
Input Device: Windows® compatible mouse and keyboard

Mac OS:

Operating System: OS X 10.6 (Snow Leopard) or higher
Compatibility: Macbook Pro, iMac, MacPro, Mac Mini
Will not run on: Macbook Air (Integrated INTEL graphics will not work)

Artikel Menarik Lainnya: