Review Game Starcraft II: Heart of the Swarm





Starcraft II: Heart of the Swarm (HotS) adalah bagian ke-2 dari trilogi Starcraft II, dan merupakan lanjutan dari seri pertama yang berjudul Wings of Liberty (WoL) yang rilis pada tahun 2010 lalu. HotS ini sendiri bukanlah sebuah game baru, melainkan sebagai expansion set dari Starcraft II: WoL. Sedangkan seri penutup yang berjudul Legacy of the Void hingga kini masih belum jelas kapan akan dirilis. Semoga saja kita tidak perlu menuggu hingga 3 tahun seperti pada kasus HotS ini.

Cerita pada Starcraft II: Heart of the Swarm merupakan lanjutan langsung dari kisah penutup WoL, di mana Jim Raynor berhasil menyelamatkan Sarah Kerrigan dan berhasil mengembalikan dia ke wujud manusia. Namun beberapa kejadian di awal campaign menyebabkan Kerrigan memilih untuk menjadi ratu zerg kembali, dan menuntaskan dendam lamanya kepada kaisar bangsa terran, Arcturus Mengsk.

Jika pada Starcraft II: WoL kita bermain dengan mengendalikan unit terran, maka pada HotS ini kita akan mengendalikan zerg swarm dengan Sarah Kerrigan sebagai pimpinannya.

The Good:
Unit Zerg yang bervariasi dan bisa berevolusi • Sistem upgrade unit dan hero yang fleksibel • Playing hours tinggi • Challenge mission di luar mode campaign • Tingkat kesulitan cukup seimbang
The Bad:
Cerita datar • Kadang-kadang terasa seperti action RPG ketimbang RTS • Mayoritas misi terbatasi oleh waktu • Evolution mission tidak menantang
Rating: 7 / 10

 

Sarah Kerrigan akan kembali berubah menjadi ratu bangsa zerg

Sarah Kerrigan akan kembali berubah menjadi ratu bangsa zerg

 

Review Starcraft II: Heart of the Swarm

Memang menjadi sebuah resiko bagi Blizzard dengan memecah game Starcraft II menjadi sebuah trilogi, di mana pada masing-masing judul pemain bisa mengendalikan unit dari ras berbeda yakni terran, zerg, dan protoss. Hal ini tentu berbeda dari Starcraft pertama, di mana kita bisa mencoba semua ras dalam satu judul game.

Resiko paling besar tentu saja datang dari judul ke-2, yakni Heart of the Swarm, karena bukan rahasia lagi kalau unit zerg adalah yang paling tidak disukai pemain. Selain karena bentuknya yang bukan humanoid dan tidak keren sama sekali, unit zerg juga dinilai “menjijikkan” dengan serangannya yang berupa lendir dan berkembang biak menggunakan spora.

Untungnya pada seri HotS ini Blizzard menambahkan banyak modifikasi baru pada unit zerg. Tidak hanya unit yang bervariasi, tiap-tiap unit juga bisa ber-evolusi menjadi unit baru dengan kemampuan yang berbeda. Karena banyaknya pilihan unit ini, pemain bisa menerapkan strategi yang berbeda-beda dalam tiap misi, dengan memaksimalkan keunggulan masing-masing unit.

starcraft ii: heart of the swarm

Truly a swarm!

 

Unit zerg bisa berevolusi setelah kita menyelesaikan evolution mission.  Dalam evolution mission kita akan menjalankan misi di mana kita bisa memilih satu di antara dua bentuk evolusi untuk tiap-tiap unit zerg. Nah, pada misi ini kita bisa mencoba kemampuan kedua unit tersebut, sebelum di akhir misi kita harus memilih mana evolusi permanen untuk unit bersangkutan.

Misal, unit Mutalisk memiliki pilihan untuk berevolusi menjadi Brood Lord atau Viper, di mana Brood Lord memiliki kemampuan untuk meluncurkan beberapa Broodling untuk menyerang unit darat, sedangkan Viper bisa menarik unit musuh yang jauh ke dekatnya untuk kemudian dihabisi. Pada misi evolusi kita bisa mencoba kedua kemampuan ini dan memilih mana yang paling cocok dengan strategi bermain kita.

Sayangnya, misi evolusi ini  sama sekali tidak menantang. Mungkin cukup menarik untuk dimainkan pertama kali, tapi bagi yang ingin replay campaign mungkin lebih berharap evolution mission ini diganti dengan video tutorial yang bisa di skip  saja.

Selain berevolusi, tiap-tiap unit (termasuk Sarah Kerrigan) juga bisa di-upgrade. Berbeda dari evolusi, upgrade sifatnya tidak permanen dan bisa dirubah sebelum tiap misi dimulai. Fleksibilitas ini sangat berguna ketika kita mengalami kebuntuan di satu misi, kita bisa merubah upgrade pada hero dan unit kita, dengan memilih kemampuan mana yang sekiranya lebih berguna untuk misi bersangkutan.

Ada banyak pilihan upgrade bagi Kerrigan

Ada banyak pilihan upgrade bagi Kerrigan

 

Variasi pada unit, evolusi, dan upgrade, membuat Starcraft II: Heart of the Swarm layak dimainkan berulang-ulang. Untuk menyelesaikan satu kali campaign yang terdiri dari 27 misi (termasuk 7 evolution mission) saja kita memerlukan kurang lebih 25-30 jam. Selain mode campaign, kita juga bisa menghabiskan waktu dengan mencoba challenge mission ataupun mode multiplayer.

20 misi pada mode campaign memang bervariasi, tapi 70% di antaranya mengharuskan kita berpacu melawan waktu. Hanya sedikit misi klasik real-time strategy (RTS) di mana satu-satunya tujuan adalah menghancurkan musuh, dan kita bisa mengembangkan unit sebanyak mungkin dengan upgrade semaksimal mungkin.

Sedang 30% sisanya lebih terasa seperti action RPG, di mana kita mengendalikan Kerrigan atau unit hero lain dalam suatu misi. Ketergantungan terhadap kemampuan unit hero yang tinggi dan bervariasi membuat “rasa” sebagai game RTS hilang. Belum lagi adanya beberapa boss battle yang harus dikalahkan oleh hero, sebuah hal yang tidak umum dalam game strategi.

Untungnya misi-misi tersebut memberi tingkat kesulitan yang cukup seimbang. Para gamer kasual akan merasa puas dengan tantangan di difficulty normal, sedangkan pada veteran tetap akan harus mengulang satu-dua kali untuk banyak misi di difficulty hard. Kalau belum cukup, masih ada tingkat kesulitan brutal yang dijamin bisa membuat frustrasi para pemain paling berpengalaman sekalipun.

Sayangnya, unsur gameplay yang menantang tidak diimbangi dengan cerita yang menarik. Plot dalam HotS terlalu klise dan mudah ditebak, dengan karakter Sarah Kerrigan yang “begitu-begitu saja” dan tidak berkembang. Tidak ada rasa penasaran yang bisa membuat pemain ingin segera melanjutkan ke misi berikutnya untuk mengetahui bagaimana kelanjutan kisah para tokoh game ini. Namun plot yang boring ini disajikan dengan film dengan kualitas luar biasa yang sedikit memberi hiburan lebih bagi pemain.

 

Starcraft-II-Heart-of-the-Swarm-Cover

Starcraft II: Heart of the Swarm

Publisher: Blizzard Entertainment
Developer: Blizzard Entertainment
Release: 12 Maret 2103
Rating: T (teen)
Platform: PC (Microsoft Windows, OS X)


Minimum System Requirements (PC):

OS: Windows XP SP3, Windows Vista SP2, Windows 7, Windows 8
Processor: AMD Athlon™ 64 X2 / Intel Pentium D
Memory: 1.5 Gb
Hard Drive: 20 Gb free (termasuk untuk menginstall Starcraf II: Wings of Liberty)
Video: ATI Radeon X800 XT / NVIDIA GeForce 7600GT
Sound Card: Direct X compatible sound device
Broadband Internet Connection
Keyboard
Mouse
DVD Rom Drive
Minimum System Requirements (Mac):

OS: Mac® OS X 10.7.X (Latest Version)
Processor: Intel® Core™ 2 Duo
Memory: 2 Gb
Hard Drive: 20 Gb free (termasuk untuk menginstall Starcraf II: Wings of Liberty)
Video: NVIDIA® GeForce® 9400M or ATI™ Radeon™ HD 2600 Pro or better
Compatible Sound Card
Broadband Internet Connection
Keyboard
Mouse
DVD Rom Drive

 

Artikel Menarik Lainnya: