Review Game The Walking Dead





The Walking Dead adalah game buatan Telltale yang diadaptasi dari komik karya Robert Kirkman berjudul sama. Kisahnya terfokus kepada sekumpulan orang yang harus bertahan dari zombie apocalypse, di mana interaksi di anatara mereka akan menentukan siapa yang bisa selamat. Berbeda dari kebanyakan game zombie lain semacam Resident Evil, Dead Island, atau Dead Rising 2 yang ber-genre action, The Walking Dead lebih bergaya horror psikologi, di mana ketegangan dan kengerian menjadi daya tarik utamanya.

Karakter utama di game The Walking Dead adalah Lee Everett, seorang narapidana yang hendak dibawa ke penjara ketika kemudian mobil polisi yang ditumpanginya menabrak walker, sebutan untuk zombie di Walking Dead universe. Ketika sedang mencari pertolongan, Lee kemudian bertemu dengan gadis cilik Clementine yang kehilangan kedua orang tuanya. Berdua, mereka berusaha untuk bertahan hidup dari serangan zombie, di mana mereka nantinya akan bertemu dengan beberapa survivor lain.

Karakter-karakter yang muncul di game The Walking Dead ini kebanyakan adalah karakter original yang belum pernah muncul di komik maupun serial TV-nya, walaupun ada juga beberapa tokoh familiar seperti Glenn dan Hershel.

The Good
Gambar bergaya graphic novel yang keren • karakter-karakter yang kuat • pilihan dialog yang menghadirkan dilema moral • cerita yang ditulis dengan baik • brutal dan menegangkan
The Bad
Kurangnya elemen gameplay • keputusan-keputusan yang dibuat tidak terlalu berdampak pada jalan cerita utama • terlalu singkat
Rating: 7/10

 

Walking Dead

Lee adalah harapan satu-satunya bagi Clementine untuk selamat dari serangan zombie.

 

Pada game The Walking Dead ini kita akan bermain sebagai Lee Everett, di mana kita bisa memutuskan bagaimana Lee akan berinteraksi dengan orang-orang lain melalui pilihan-pilihan dialog. Lee bisa menjadi orang yang bersahabat, sombong, ataupun netral dengan tidak memihak kepada siapa pun jika ada anggota dalam grup yang sedang berkonflik. Keputusan yang diambil Lee akan memperngaruhi bagaimana seseorang bersikap kepadanya, apakah bersahabat atau memusuhi.

Interaksi antar para karakter, baik yang berada di dalam maupun di luar grup survivor kita, adalah daya tarik utama game ini. Setiap tokoh “dihidupkan” dengan baik dan punya peran masing-masing. Tokoh yang kelihatan baik pada awal-awal bisa saja melakukan tindakan tidak terduga saat terdesak. Di sini kita bisa melihat sifat dasar manusia yang mementingkan diri sendiri, yang walaupun kadang-kadang digambarkan sangat brutal, namun di sisi lain juga terasa realistis.

Selain dialog, Lee juga kadang-kadang harus memutuskan untuk mengambil tindakan apa dalam situasi sulit, seperti memilih menolong orang yang terkena gigitan walker, atau malah membunuhnya daripada jatuh korban lain. Tidak ada pilihan mudah di game ini, karena semuanya menimbulkan dilema moral yang sangat abu-abu, tidak jelas mana yang benar atau salah.

Sayangnya, keputusan yang dibuat Lee tidak terlalu terasa konsekuensinya di jalan cerita utama. Misal, ketika Lee memutuskan untuk bersikap baik dan selalu menolong karakter A. Namun jika pada suatu titik si A harus terbunuh, maka apapun yang dilakukan Lee sebelumnya, si A tetap harus tewas. Perbedaan cerita hanya akan muncul sebatas bagaimana si A akan bersikap terhadap Lee sampai saat dia terbunuh nanti.

Untungnya, walaupun secara keseluruhan garis besar cerita tetap sama, kita mungkin akan tertarik untuk memainkan ulang game ini sekedar untuk mengetahui bagaimana hasilnya kalau kita membuat keputusan yang berbeda di suatu waktu. Parbedaan yang walaupun kecil, tapi tetap menarik untuk dilihat. Yang lebih menyenangkan, ada fitur chapter di menu game ini, sehingga kita tidak perlu mengulang dari awal jika kita ingin mencoba sesuatu yang berbeda.

Salah satu kekurangan utama dari game ini adalah kurangnya elemen gameplay. Game ini lebih condong ke genre visual novel ketimbang adventure. Memang selain pemilihan dialog, kita masih harus menyelesaikan beberapa puzzle, mencari petunjuk, sedikit action dan tembak-menembak, namun semua hadir dengan tingkat kesulitan yang minim sekali. Telltale memang sepertinya lebih ingin untuk fokus ke jalan cerita, yang memang ditulis dengan baik layaknya sebuah novel/film.

The Walking Dead season 1 (Telltale merencanakan ada season-season berikutnya) ini terdiri dari 5 episode, di mana masing-masing episode bisa diselesaikan dalam waktu kurang lebih 2-3 jam. Singkat memang, terutama bagi kita yang hanya tertarik mengikuti cerita utama tanpa merasa perlu mengulang bagian-bagian yang memberikan cerita sampingan yang sedikit berbeda.

Membiarkan cewek ini dimakan walker, atau membunuhnya dengan tangan sendiri menggunakan senapan? Pilihan sulit bagi Lee.

The Walking Dead Season 1

Publisher: Telltale Games
Developer: Telltale Games
Release:
Episode 1: A New Day (24 April 2012)
Episode 2: Starved for Help (27 Juni 2012)
Episode 3: Long Road Ahead (28 Agustus 2012)
Episode 4: Around Every Corner (10 Oktober 2012)
Episode 5: No Time Left (21 November 2012)
Rating: M/18+
Platform: PS3, XBox, PC (Microsoft Windows), Mac OS X, iOS

Minimum System Requirements (for PC):

OS: Windows XP/Vista/7
Processor: 2.0 GHz Pentium 4 or equivalent
Memory: 3 Gb
Hard Drive: 2 Gb free
Video Card: ATI or Nvidia card w/ 512 MB RAM (Not recommended for Intel integrated graphics)
Sound Card: Direct X 9.0c sound device
DirectX: 9.0c
Keyboard
Mouse
DVD Rom Drive

Artikel Menarik Lainnya: