Review Serial TV Rome





Jumlah Season: 2
Jumlah Episode: 22
Bahasa: Inggris
Negara Asal: Itali, UK, US
Tayang Perdana: 2005-2007 (RAI, BBC, HBO)
IMDb Rating: 8.9 / 10

 

serial tv rome

Review Serial TV Rome:

Hampir semua penggemar serial TV barat sudah familiar dengan serial Spartacus (2010-2013) yang mengambil setting jaman kejayaan gladiator di era Romawi kuno. Hanya saja plot cerita dan setting pada Spartacus lebih mengarah ke gore dan action (mirip film 300), ketimbang ke sisi historisnya. Bagi anda yang suka dengan kisah-kisah sejarah yang digambarkan dengan detail dan tidak melenceng jauh dari cerita aslinya, maka serial TV Rome akan memuaskan anda.

Rome hanya terdiri dari dua season dengan jumlah episode 22, dan cerita utamanya adalah masa transisi Roma kuno dari Republik menjadi Kekaisaran. Season pertama ber-setting pada waktu pemerintahan Julius Caesar setelah penaklukan Galia, sedangkan season kedua menceritakan tentang penerusnya, yaitu Octavian Augustus. Semua even historis sudah tercakup dalam 22 episode Rome, termasuk pembunuhan Julius Caesar oleh Brutus dkk, affair Mark Antony-Cleopatra, pemberontakan Pompey, dll.

Walaupun menggunakan latar belakang sejarah dan tokoh-tokoh nyata, dua protagonis dari serial TV Rome ini adalah karakter semi-fiksi, yakni Lucius Vorenus dan Titus Pullo. Mereka adalah dua prajurit Romawi yang diceritakan terlibat langsung dalam friksi dan pergolakan pada masa transisi pemerintahan Roma. Plot akan berkutat di seputar kedua tokoh utama ini, yang termasuk di antaranya kisah cinta, peperangan, dan persahabatan mereka.

 

Titus Pullo (kiri) dan Lucius Vorenus

Titus Pullo (kiri) dan Lucius Vorenus

 

Penting untuk dicatat bahwa serial Rome ini khusus untuk konsumsi dewasa. Era Roma kuno yang memuja dewa-dewi seperti Jupiter dan Juno dipenuhi dengan kegiatan dan perilaku yang menyimpang. Pembunuhan, kekerasan, pengkhianatan, pesta seks (orgy), incest, sumpah-serapah, perselingkuhan, perbudakan, semua digambarkan secara eksplisit di serial ini. Hanya saja hal-hal tersebut tidak akan terasa vulgar atau diekspos secara berlebihan, melainkan disisipkan secara pas ke dalam jalan cerita.

Selain penokohan, cerita, dan culture yang akurat, Rome juga divisualisasikan secara detail. Kostum, persenjataan, bangunan, arsitektur kota, semua disajikan dengan ketelitian tinggi sesuai dengan kondisi sebenarnya pada masa itu. Tidak heran kalau serial ini memperoleh 14 penghargaan (termasuk Emmy Awards), dan 24 nominasi lain (termasuk Golden Globe).

Karena tingginya tingkat detail yang disajikan, Rome menghabiskan budget yang tergolong besar untuk ukuran serial televisi, yakni lebih dari $US 100 juta untuk satu season. Akibatnya, walaupun sukses dalam memperoleh rating tinggi dan berbagai penghargaan, serial ini harus dimampatkan menjadi dua season saja, dari rencana awal sebanyak lima season.

Serial TV Rome sendiri adalah produksi bersama tiga negara, yakni Italia, United Kingdom, dan Amerika, serta banyak menggunakan aktor-aktris Inggris Raya, yang sekilas mungkin namanya tidak terlalu familiar. Namun jangan salah, karena beberapa di antara mereka merupakan aktor kawakan yang juga sering muncul di film-film Hollywood, misalnya Ray Stevenson (Punisher: War Zone, Thor, The Three Musketeers, G.I. Joe: Retaliation), Kevin McKidd (Grey’s Anatomy), maupun pemeran Dumbledore dari film Harry Potter and the Deadly Hallows, Ciarán Hinds.

 

Daftar Pemeran Serial TV Rome:

atia-polly-walker-romeniobe-indira-varma-romegaia-zuleikha-robinson-rome

Lucius Vorenus – Kevin McKidd
Titus Pullo – Ray Stevenson
Atia of the Julii – Polly Walker
Julius Caesar – Ciarán Hinds
Mark Antony – James Purefoy
Brutus – Tobias Menzies
Niobe – Indira Varma
Octavian – Max Pirkis (muda) dan Simon Woods (dewasa)
Marcus Tullius Cicero – David Bamber
Pompey Magnus – Kenneth Cranham
Cleopatra – Lindsey Marshall
Gaia – Zuleikha Robinson

Artikel Menarik Lainnya: