Teknik SEO untuk Gambar





Umumnya para blogger sudah mengetahui teknik SEO untuk artikel (teks). Hal yang tidak kalah penting namun sering diabaikan adalah teknik SEO untuk gambar.

Mungkin anda sudah tahu, bahwa mesin pencari juga memiliki fitur untuk pencarian gambar, contohnya Google Image Search. Jadi kalau situs kita kalah bersaing dalam mendapatkan traffic lewat hasil pencarian teks, kita dapat mengubah prioritas dengan mencoba mendapat pengunjung melalui hasil pencarian gambar. Cara ini terutama akan efektif untuk situs yang mempunyai banyak gambar, seperti situs fotografi, wallpaper, foto artis, karikatur, maupun komik.

Tujuan utama dari perlunya teknik SEO untuk gambar adalah dikarenakan search engine tidak dapat “membaca” sebuah gambar/foto. Misalnya, jika kita memasang foto seekor anjing bermain bola, dengan melihat gambarnya saja, pengunjung situs akan otomatis mengerti maknanya. Berbeda halnya dengan spiders dari mesin pencari, mereka tidak akan mengerti isi dari suatu gambar jika kita tidak memberi bantuan dengan menerapkan teknik SEO untuk gambar.

anjing-bermain-bola-seo-untuk-gambar

 

Tips SEO untuk gambar:

  • Gunakan kata kunci pada nama file. Banyak orang yang membiarkan saja nama file gambar tetap seperti aslinya, misal kalau dari kamera digital adalah file DSC123456.jpg, Penamaan ini jelas sangat tidak membantu mesin pencari untuk mengerti isi gambar. Gunakan nama yang mengandung kata kunci, seperti SEO-for-image.jpg atau anjing-bermain-bola.png.
    Tips: Jangan memberi nama yang terlalu panjang, gunakan tanda atau + untuk menggantikan spasi.
  • Gunakan tag ALT. Tag ALT adalah teks yang akan ditampilkan di browser ketika gambar tidak bisa muncul, yang dikarenakan tidak kompatibel atau koneksi internet yang lambat. Lebih penting lagi, alt tag juga menyediakan informasi tentang sebuah gambar, yang akan digunakan oleh mesin pencari untuk mengetahui isi gambar tersebut.
    • Untuk platform Blogger, kita harus menambahkan tag ALT secara manual. Pada halaman posting, setelah selesai upload sebuah gambar, masuk ke HTML postingan dan lihat kode HTML untuk gambar tersebut, yang kira-kira seperti ini:
      <a href="http://1.bp.blogspot.com/-5qwaQC-bE80/TpaDEbHTZtI/AAAAAAAACDM/fmQHXim5PIw/s1600/whatever.jpg">
      <img style="cursor: pointer; width: 110px; height: 100px;"
      src="http://1.bp.blogspot.com/-5qwaQC-bE80/TpaDEbHTZtI/AAAAAAAACDM/fmQHXim5PIw/s400/whatever.jpg" alt="anjing-lucu-bermain-bola" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662857693486081746" border="0" /></a>

      Isikan deskripsi singkat gambar untuk alt di antara tanda dan

    • Untuk platform WordPress, alt tag tinggal diisikan di kolom yang akan muncul ketika kita mengunggah sebuah gambar.
  • Gunakan atribut Title. Teknik yang satu ini tidak wajib, namun cukup direkomendasikan, karena pengaruhnya untuk SEO kecil sekali tapi berguna sebagai tool-tip(tulisan yang akan muncul kalau kursor mouse dijalankan di atas sebuah gambar).Contoh:
    <img style="cursor: pointer; width: 110px; height: 100px;"
    src="http://1.bp.blogspot.com/-5qwaQC-bE80/TpaDEbHTZtI/AAAAAAAACDM/fmQHXim5PIw/s400/whatever.jpg" title="foto-anjingku-si-Pluto" alt="anjing-lucu-bermain-bola"
    id="BLOGGER_PHOTO_ID_5662857693486081746" border="0" /></a>
  • Idealnya, jangan gunakan title dan alt yang sama untuk dua gambar berbeda atau lebih, yang berada pada halaman web yang sama.
  • Pengguna WordPress dapat menginstall plugin SEO Friendly Images, yang akan membantu otomatisasi pemberian tag title dan alt pada semua gambar di blog.
  • Kelilingi gambar dengan teks yang mengandung kata kunci. Ketika alt tag, nama file, dan atribut title tidak SEO friendly, spiders mesin pencari akan menggunakan teks di sekitar gambar untuk mencoba “mengerti” isi sebuah gambar.
  • Untuk pengguna self-hosting, Google menganjurkan untuk mengumpulkan semua gambar dalam satu folder (misal: mydomain.com/images) ketimbang menyebar dalam berbagai folder acak di dalam situs.
  • Edit dan crop gambar untuk menghindari duplicate. Kita biasanya tidak akan berani begitu saja meng-copy dan paste artikel dari blog lain kan, karena akan beresiko blog dipenalti oleh mesin pencari. Aturan yang sama pun berlaku bagi gambar. Gambar memiliki resolusi dan atributnya masing-masing. Untuk menghindari terdeteksi sebagai konten ganda, lakukan edit dan cropping untuk merubah resolusi gambar.
  • Hindari penamaan dengan kata-kata yang “tidak aman”, contohnya telanjang, bugil, lingerie, gambar porno, dll. Gambar semacam ini akan di-banned dari pencarian gambar (kecuali kalau safesearch Google pada browser di-set ke off, yang berarti gambar dewasa juga akan ditampilkan di hasil pencarian). Perlu diingat bahwa bukan situs anda yang di-banned, karena artikel tetap akan muncul di hasil pencarian teks. Yang di-tendang adalah gambar-gambar di dalam situs, yang tidak akan tampak di hasil pencarian gambar kalau safesearch di-set ke moderate.
  • Gunakan format umum untuk gambar digital, yaitu JPEG, GIF, PNG, dan BMP.

Demikianlah teknik-teknik SEO untuk gambar, semoga bisa berguna untuk mendapatkan lebih banyak pengunjung!

 

Artikel Menarik Lainnya: